Seperti dilansir Reuters, Rabu 18 Juni 2014, rencana ini disampaikan oleh sebuah konsorsium termasuk kelompok industri Transportasi dan Logistik Belanda, DAF Trucks, Pelabuhan Rotterdam, dan Organisasi Belanda untuk Riset Ilmiah Terapan, atau TNO.
Mereka sepakat untuk meluncurkan truk syarat teknologi lima tahun ke depan. Nantinya, truk yang dikembangkan ini dapat mengirimkan barang sendiri ke sejumlah wilayah dengan pengendalian dari satu titik.
Rencana ini pun telah mendapat perhatian penuh dari pemerintah pusat. Bahkan, Infrastruktur dan Menteri Lingkungan Hidup Melanie Schultz Van Haegen sudah melayangkan surat mengenai rencana ini ke DPR Belanda. Langkah ini dilakukan agar DPR meninjau dan memperbarui peraturan lalu lintas sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan pengujian truk self-driving bisa terwujud di jalanan.
Pengujian awal rencananya akan dimulai dengan melakukan simulasi komputer dan truk, berupa pengujian di trek tertutup sebelum melakukan perjalanan di jalan umum.
"Kami benar-benar ingin mencari mitra internasional untuk melihat apa yang bisa kita lakukan di bidang ini," kata Marianne Wuite, Juru Bicara Kementerian Infrastruktur dan Lingkungan. "Ada manfaat yang tak terhitung jumlahnya. Mobil ini akan mengurangi kemacetan lalu lintas, mengurangi kecelakaan, dan tentunya ramah lingkungan."
Apabila dalam lima tahun ke depan mereka berhasil mengoperasi truk self-driving, mereka mengatakan bakal selangkah lebih maju ketimbang Google dan sejumlah produsen mobil lain yang baru berencana meluncurkan produknya pada 2020
0 komentar:
Post a Comment